Mengenal 4 Kualitas Hidup Yang Saling Beririsan Dalam Ikigai

Menjalani Hidup dengan Konsep Hidup ala Orang Jepang, Ikigai

Kamu patut meniru konsep Ikigai ala orang Jepang. Sebab, cara hidup ini bisa membuat kamu lebih menghargai hidup. Membahas tentang Ikigai tanpa mengenal arti yang sebenarnya dari kata tersebut akan sulit dijelaskan. Kamu tentu mengenal berbagai filosofi dan aturan hidup yang tampak sangat ketat dalam kehidupan masyarakat Jepang.

Bagi para pecinta Manga dan Anime, mungkin cerita-cerita seperti ribuan korban orang yang meninggal akibat kelelahan bekerja, anak-anak muda yang depresi kemudian bunuh diri itu jarang diceritakan. Tentunya itu akan menjadi cerita yang sangat membosankan. Namun melalui Manga dan Anime, kamu bisa mengenal bagaimana nilai-nilai dan budaya leluhur yang dilestarikan secara turun-temurun.

Disisi lain, kamu juga bisa menjadi lebih menghargai keberadaan ragam kehidupan yang hadir diantara kehidupan manusia. Tanpa disangka-sangka, kegemaran menyaksikan film-film seperti itu turut serta menanamkan nilai budaya masyarakat Jepang. Sehingga tidak heran jika banyak orang yang enggan terlepas dari kecintaan mereka akan budaya Jepang.

Seorang psikolog klinis dan profesor di Toyo Eiwa University, Penulis Akihiro Hasegawa, menempatkan kata Ikigai sebagai bagian dari bahasa sehari-hari orang-orang Jepang. Ikigai adalah nilai budaya dari Jepang yang terdiri dari dua kata yaitu kata “Iki” yang berarti kehidupan, dan kata “Gai” yang berarti nilai.

Menurutnya, asal muasal kata Ikigai tersebut muncul di periode Heian (794 ke 1185). Gai berasal dari kata Kai (“tempurung Kerang” dalam bahasa Jepang) yang dianggap sangat bernilai, dan dari situ Ikigai diartikan sebagai kata yang memiliki arti nilai kehidupan. Menerapkan kedisplinan ketika bekerja, sekolah, termasuk juga dalam kehidupan rumah tangga.

Setiap orang tentunya mengalami tekanan hidup dan stress yang tinggi, namun bagaimana dengan masyarakat Jepang yang sudah diakui mampu menghadapi semua tantangan kehidupan tersebut secara ketat dan teratur? Bisa jadi rahasia masyarakat Jepang tersebut berkaitan dengan apa yang disebut dengan Ikigai.

Dilansir dari BBC, Ikigai seringkali diasosiasikan dalam diagram Venn yang berisi 4 kualitas hidup yang saling beririsan seperti Passion, Mission, Profession, dan Vocation. Untuk mengetahui lebih lengkap tentang 4 kualitas hidup yang saling beririsan dalam Ikigai, simak ulasan dibawah ini :

  • Passion

Himpunan hal-hal yang kamu sukai dan beririsan dengan himpunan hal-hal yang bisa kamu lakukan, maka himpunan yang terbentuk tersebut adalah passion. Jika kamu sangat suka belajar dan membaca hingga akhirnya memutuskan untuk membuat sebuah karya tulis yang bersumber dari apa saja yang kamu dapatkan selama ini, maka hal tersebut menjadi passion.

  • Profession

Jika kamu memiliki hal yang kamu bisa lakukan dan karena kemampuan itu kamu bisa dihargai, maka hal tersebut merupakan profesimu. Dengan contoh sebelumnya, jika kamu membuat sebuah karya tulis dan kamu memperoleh bayaran atas apa yang telah kamu karyakan, entah itu dibayar maka hal itu bisa dibilang merupakan profesimu.

  • Vocation

Ketika kamu mengerjakan sesuatu yang membuat kamu bisa dihargai, dan kamu melakukannya dengan mempertimbangkan kebutuhan orang banyak, maka hal tersebut disebut vocation atau keahlian.

Sebagai contoh, kamu yang telah mendapat bayaran dari karyamu dan hasil karya tulisanmu menjadi inspirasi dan motivasi bagi orang-orang yang membacanya.

  • Mission

Hal-hal yang kamu suka dan ternyata mampu menjawab apa yang dibutuhkan banyak orang, maka bisa dibilang bahwa kamu sedang memiliki misi atau mission. Kamu yang suka membaca dan belajar, ilmu yang kamu serap akan dibutuhkan atau disukai atau dicari banyak orang. Sebagai contoh, membuka kelas dan pembelajaran gratis, atau membagikan ilmu dan buku yang membangun orang banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *